Syah Reza, Fahlevi (2026) ANALISIS STRATEGI PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING DI KELAS V DI SD NEGERI 01 NANGA SILAT KABUPATEN KAPUAS HULU TAHUN AJARAN 2025/2026. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
PGSD_2112061956_TITLE.pdf
Download (644kB)
PGSD_2112061956_CHAPTER 1.pdf
Download (311kB)
PGSD_2112061956_CHAPTER 2.pdf
Download (471kB)
PGSD_2112061956_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
PGSD_2112061956_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
PGSD_2112061956_CHAPTER 5.pdf
Download (305kB)
PGSD_2112061956_APPENDIX.pdf
Download (929kB)
Berita Acara Seminar Proposal dan Ujian TA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
SK Penguji dan Undangan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Syah Reza Fahlevi. 2026, Analisis Strategi Pencegahan Perilaku Bullying di Kelas V SD Negeri 01 Nanga Silat Kabupaten Kapuas Hulu Tahun Ajaran 2025/2026. Skripsi, Program Studi PGSD STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pembimbing I : Eliana Yunitha Seran, M.Pd., Pembimbing II. Yohanes Berkhmas Mulyadi, S.Fil., M.Psi.
Kata Kunci: Strategi Guru, Pencegahan Bullying, Sekolah Dasar
Maraknya kasus perundungan di sekolah dasar yang mengganggu perkembangan siswa menjadi latar belakang pentingnya strategi pencegahan yang komprehensif. Penelitian ini difokuskan pada strategi pencegahan bullying dan kendala implementasinya di kelas V SD Negeri 01 Nanga Silat, Kabupaten Kapuas Hulu,
dengan tujuan mendeskripsikan pelaksanaan strategi tersebut serta hambatan yang dihadapi. Menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus, Subjek penelitian terdiri dari Guru Kelas V, Kepala Sekolah, dan Siswa Kelas V SD\ Negeri 01 Nanga Silat. Objek penelitian adalah strategi guru dalam pencegahan
perilaku bullying. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pencegahan dilakukan melalui tiga tingkatan: (1) preventif (primer) berupa sosialisasi berkala, penguatan nilai karakter, dan aturan kelas; (2) intervensi (sekunder) melalui pemetaan area rawan dan bimbingan persuasif awal; serta (3) responsif (tersier) berupa mediasi konflik, pemanggilan orang tua, dan sanksi edukatif. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pengawasan pada jam rawan, minimnya pemahaman guru mengenai variasi bullying, serta bias persepsi siswa yang
menganggap perundungan kecil sebatas candaan. Disimpulkan bahwa strategi pencegahan telah dilaksanakan secara bertahap namun belum optimal akibat hambatan pengawasan, kompetensi guru, dan persepsi siswa. Oleh karena itu, disarankan kepada sekolah dan guru untuk meningkatkan pengawasan di area
tersembunyi, memperdalam pemahaman jenis perundungan, serta memperkuat sinergi bimbingan bersama orang tua.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Syah Reza Fahlevi |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 06:57 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 06:57 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/3081 |

