Fransiska, Emiliani (2026) KEANEKARAGAMAN TANAMAN HIAS YANG ADA DI KECAMATAN EMBALOH HULU SEBAGAI PENGEMBANGAN MODUL AJAR PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI KELAS X SMAN 1 EMBALOH HULU. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
BIOLOGI_2218051502_TITLE.pdf
Download (558kB)
BIOLOGI_2218051502_CHAPTER 1.pdf
Download (36kB)
BIOLOGI_2218051502_CHAPTER 2.pdf
Download (233kB)
BIOLOGI_2218051502_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (384kB)
BIOLOGI_2218051502_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BIOLOGI_2218051502_CHAPTER 5.pdf
Download (389kB)
BIOLOGI_2218051502_APPENDIX.pdf
Download (5MB)
Berita Acara Seminar Proposal dan Ujian TA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
SK dan Undangan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Fransiska Emiliani. 2026. Keanekaragaman Tanaman Hias Yang Ada Di Kecamatan Embaloh Hulu Sebagai Pengembangan Modul Ajar Pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMAN 1 Embaloh Hulu. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pembimbing utama Yuniarti Essi Utami, M.Pd, Pembimbing Pendamping F. Rahayu Esti Wahyuni, S.Si., M.Pd.
Kata kunci: keanekaragaman tanaman hias, modul ajar, keanekaragaman hayati, potensi lokal, model 4D Keanekaragaman tanaman hias di Kecamatan Embaloh Hulu cukup tinggi, tetapi
dokumentasi ilmiah mengenai jenis dan karakteristik morfologinya masih terbatas. Selain itu, modul ajar keanekaragaman hayati yang digunakan di SMAN 1 Embaloh Hulu belum memuat keanekaragaman tanaman hias berbasis potensi lokal, sehingga pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman hias, mendeskripsikan keanekaragamannya berdasarkan
ciri morfologi, mengembangkan dan menguji kelayakan modul ajar berbasis tanaman hias lokal, serta menganalisis kevalidan modul ajar berdasarkan penilaian ahli. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif pada tahap
identifikasi, serta pendekatan Research and Development (R&D) pada tahap pengembangan. Metode identifikasi mengsgunakan survei eksploratif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan data. Pengembangan modul ajar menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan pelaksanaan dibatasi sampai tahap Develop. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 148 jenis tanaman hias yang termasuk dalam 44 famili di Desa Banua Ujung, Desa Banua Martinus, dan Desa Tamao, dengan variasi morfologi meliputi bentuk dan warna daun, tipe batang, tipe akar, serta keberadaan bunga. Modul ajar yang dikembangkan memperoleh penilaian 3,7 dari ahli media dan praktisi, 3,55 dari ahli materi dan praktisi, dan 3,48 dari uji coba kelompok kecil, seluruhnya berkategori sangat layak. Simpulannya, keanekaragaman tanaman hias di Kecamatan Embaloh
Hulu berpotensi menjadi sumber belajar kontekstual dan modul ajar yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung materi keanekaragaman hayati. Disarankan masyarakat melestarikan tanaman hias lokal, guru memanfaatkan modul dalam pembelajaran, dan peneliti selanjutnya mengembangkan penelitian pada wilayah serta skala yang lebih luas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Fransiska Emiliani |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 03:12 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/3027 |

