Marnisa, Nisa (2026) ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 29 NENAK TEMBULAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
PGSD_2213062281_Tittle.pdf
Download (786kB)
PGSD_2213062281_Chapter 1.pdf
Download (141kB)
PGSD_2213062281_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
PGSD_2213062281_Chapter 3.pdf
Download (155kB)
PGSD_2213062281_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
PGSD_2213062281_Chapter 5.pdf
Download (133kB)
PGSD_2213062281_Appendix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SK Penguji Proposal & Undangan Seminar Proposal.pdf
Download (315kB)
Berita Acara Seminar Proposal.pdf
Download (2MB)
Berita Acara Ujian TA.pdf
Download (2MB)
SK Penguji TA & Undangan Ujian Skripsi.pdf
Download (860kB)
Abstract
Marnisa. 2026. Analisis Kemandirian Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 29 Nenak Tembulan Tahun Pelajaran 2025/2026. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pembimbing I Agusta Kurniati, M.Pd. dan Pembimbing II Rusdi, M.Sn.
Kata Kunci: Kemandirian belajar, siswa sekolah dasar, pembelajaran.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemandirian belajar siswa kelas V SD Negeri 29 Nenak Tembulan yang ditunjukkan melalui rendahnya rasa percaya diri, tanggung jawab, inisiatif belajar, dan kemampuan mengontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian belajar siswa, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan bentuk studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas V dan dua siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa belum berkembang secara optimal. Faktor pendukung meliputi tugas yang menantang, dukungan sekolah dan orang tua, pengembangan kepercayaan diri, kreativitas, pemecahan masalah, serta pemanfaatan teknologi. Faktor penghambat meliputi rendahnya motivasi dan kepercayaan diri, takut gagal, pola asuh yang terlalu memanjakan, serta kurangnya pengawasan waktu bermain. Upaya guru dilakukan sebagai motivator, fasilitator, pendidik, pengajar, dan pembimbing. Hasil observasi menunjukkan pengembangan kemandirian belajar mencapai 75% dengan kategori baik. Kesimpulannya, kemandirian belajar siswa berada pada kategori baik, tetapi masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar guru, sekolah, dan orang tua memperkuat pembiasaan, pendampingan, motivasi, serta pengawasan belajar siswa secara konsisten.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Marnisa Marnisa |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 01:43 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 01:43 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2980 |

