Aurelia, Juniarti (2026) ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH DAN NILAI KARAKTER DALAM NOVEL “YANG MESTI DIBENCI ITU CINTA” KARYA ALBAIT MUBAROQ MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
PBSI_2218041572_TITLE.pdf
Download (844kB)
PBSI_2218041572_CHAPTER 1.pdf
Download (324kB)
PBSI_2218041572_CHAPTER 2.pdf
Download (338kB)
PBSI_2218041572_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
PBSI_2218041572_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (484kB)
PBSI_2218041572_CHAPTER 5.pdf
Download (421kB)
PBSI_2218041572_APPENDIX.pdf
Download (8MB)
Berita Acara Ujian TA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (740kB)
SK & Undangan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Aurelia Juniarti. 2026. Analisis Kepribadian Tokoh dan Nilai Karakter dalam Novel Yang Mesti Dibenci Itu Cinta karya Albait Mubaroq Menggunakan Pendekatan Psikologi Sastra. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pembimbing I: Evi Fitrianingrum, M.Pd. Pembimbing II : Tedi Suryadi, M.Pd. Kata Kunci : Kepribadiann Tokoh, Nilai Karakter Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman dinamika kepribadian tokoh dan internalisasi nilai karakter dalam sastra remaja kontemporer sebagai refleksi psikologis realitas sosial generasi muda. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi pustaka, penelitian ini menganalisis struktur kepribadian
dan nilai karakter tokoh utama, Ainun Sofya (Fya), dalam novel Yang Mesti Dibenci Itu Cinta karya Albait Mubaroq (283 halaman, Gradien Mediatama, 2020). Data dikumpulkan melalui teknik simak-catat serta dokumentasi berinstrumen kartu data, dengan pengujian keabsahan via ketekunan pengamatan
dan trianggulasi teoretis, lalu dianalisis secara sistematis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur intrinsik novel saling bertautan membentuk ruang konflik psikologis yang utuh bagi tokoh utama yang mengalami trauma dan penolakan emosional terhadap figur ayah. Berdasarkan analisis psikoanalisis Sigmund Freud, dinamika kepribadian tokoh Fya digerakkan oleh Id yang didominasi trauma masa lalu, kesepian, dan kebencian akibat kematian ibunya. Selanjutnya, Ego berfungsi mengontrol ketegangan emosional
serta mengambil keputusan rasional untuk proteksi diri, sementara Superego bertindak sebagai pengendali moral normatif yang menuntun Fya menuju kesadaran diri, pemulihan batin (self-healing), keikhlasan, dan kemampuan memaafkan. Selain dinamika psikologis, penelitian ini mengidentifikasi nilai karakter utama yang meliputi nilai religius (ketaatan ibadah, doa, tawakal), nilai
disiplin (keteraturan literasi, hidup sehat), serta nilai empati (kepedulian sosial, kepekaan emosional, aksi protektif). Keterkaitan psikis ini membuktikan bahwa konflik batin mampu menstimulasi proses pendewasaan nurani dan pembentukan karakter positif. Oleh karena itu, hasil analisis ini dinilai sangat relevan untuk
diintegrasikan sebagai media pembelajaran sastra yang aplikatif di jenjang sekolah menengah(SMA/MA).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Aurelia Juniarti |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 07:16 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 07:16 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2945 |

