Hendra, Patria (2026) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN PADA SISWA KELAS X A SMA NEGERI 1 BELITANG HILIR TAHUN AJARAN 2025/2026. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
PBSI_2016041514_Tittle.pdf
Download (711kB)
PBSI_2016041514_Chapter 1.pdf
Download (310kB)
PBSI_2016041514_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
PBSI_2016041514_Chapter 3.pdf
Download (331kB)
PBSI_2016041514_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (617kB)
PBSI_2016041514_Chapter 5.pdf
Download (177kB)
PBSI_2016041514_Appendix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BA SEMINAR PROPOSAL.pdf
Download (95kB)
BA UJIAN SKRIPSI.pdf
Download (97kB)
UNDANGAN SEMINAR PROPOSAL.pdf
Download (62kB)
UNDANGAN UJIAN SKRIPSI.pdf
Download (62kB)
Abstract
Hendra Patria Keling. 2025, Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpan Dengan
Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman Pada Siswa Kelas X A
SMA Negeri 1 Belitang Hilir Tahun Pelajaran 2025/2026. Skripsi, Program Studi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
Pembimbing I: Debora Korining Tyas, M.Pd, Pembimbing II: Dr. Yusuf Olang,
M.Pd.
Kata kunci: Menulis cerpen, pengalaman siswa, keterampilan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis cerpen siswa
kelas X A SMA Negeri 1 Belitang Hilir, yang terlihat dari kesulitan siswa memulai cerita, alur yang kurang runtut, tokoh dan latar yang minim detail, serta
penggunaan bahasa yang masih sederhana dan cenderung monoton. Penelitian
bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas X A
SMA Negeri 1 Belitang Hilir dengan mengunakan model pembelajaran berbasis
pengalaman (experiential learning). Penelitian ini menggunakan metode penelitian
tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang dilaksanakan dalam
dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 35 siswa kelas X A. Setiap siklus
terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data
penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes
tertulis, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta didukung analisis deskriptif
kuantitatif berupa persentase ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada Siklus I, cerpen yang dihasilkan siswa masih tergolong
sederhana, dengan alur yang belum runtut, dan hanya 30% siswa yang mencapai
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75. Setelah dilakukan perbaikan
pembelajaran pada Siklus II, kualitas cerpen siswa meningkat signifikan: alur
cerita menjadi lebih runtut, konflik lebih jelas dan logis, tokoh dan latar tergambar
lebih hidup, penggunaan bahasa lebih variatif, serta pesan moral tersampaikan
lebih kuat, sehingga persentase ketuntasan belajar naik menjadi 85%. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis pengalaman
efektif meningkatkan keterampilan menulis cerpen, kreativitas, keaktifan,
kepercayaan diri, dan motivasi belajar siswa kelas X A SMA Negeri 1 Belitang
Hilir. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar guru menjadikan model
pembelajaran berbasis pengalaman sebagai salah satu alternatif strategi dalam
pembelajaran menulis kreatif, siswa didorong untuk terus menggali dan
memanfaatkan pengalaman pribadi sebagai sumber ide menulis, serta pihak
sekolah memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap kegiatan literasi dan
pengembangan kemampuan menulis siswa secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Hendra Patria Keling |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 03:22 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 03:22 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2907 |

