L. Lusipiani, Lusipiani (2026) ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI 07 SINTANG KABUPATEN SINTANG TAHUN PELAJARAN 2025/2026. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
PGSD_2213062274_TITLE.pdf
Download (785kB)
PGSD_2213062274_CHAPTER 1.pdf
Download (243kB)
PGSD_2213062274_CHAPTER 2.pdf
Download (285kB)
PGSD_2213062274_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
PGSD_2213062274_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (367kB)
PGSD_2213062274_CHAPTER 5.pdf
Download (423kB)
PGSD_2213062274_APPENDIX.pdf
Download (1MB)
Berita Acara Seminar Proposal.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Berita Acara TA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
SK Dosen Pembimbing.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (936kB)
SK Penguji TA dan Undangan Ujian Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
L. Lusipiani. 2025, Analisis Kesulitan Membaca permulaan Pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Negeri 07 Sintang Kabupaten Sintang Tahun Pelajaran 2025/2026. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, pembimbing 1 Dr.Yusuf Olang, M.Pd. Pembimbing II Ursula Dwi Oktaviani, M.Pd
Kata Kunci: Kesulitan Membaca Permulaan, Siswa Sekolah Dasar, Pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi masih ditemukannya siswa kelas II sekolah dasar negeri 07 sintang yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, seperti
membedakan huruf yang bentuknya hampir sama, membaca suku kata, kata, dan membaca dengan lancar. Penelitian ini berfokus pada bentuk kesulitan membaca permulaan, faktor-faktor penyebabnya, serta upaya guru dalam mengatasinya
dengan tujuan mendeskripsikan ketiga aspek tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas II, dengan fokus utama pada lima siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan, serta guru kelas II sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan (1) bentuk kesulitan membaca permulaan siswa masih mengalami
kesulitan membedakan huruf b-d dan p-q, membaca kata dua hingga tiga suku kata, mengeja, dan membaca lancar. Dua siswa, yaitu FJM dan AS, belum mampu membaca dengan baik, sedangkan BMR, TFA, dan NR masih berada pada tahap
mengeja. (2) Faktor penyebab meliputi rendahnya minat membaca, kurangnya konsentrasi, rendahnya rasa percaya diri, serta terbatasnya latihan membaca di rumah. (3) Upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan dilakukan
melalui penggunaan metode pembelajaran yang sesuai, pemberian motivasi, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, serta kerja sama dengan orang tua untuk meningkatkan latihan membaca di rumah. Berdasarkan hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa kesulitan membaca permulaan pada siswa memiliki bentuk dan penyebab yang berbeda-beda. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran membaca permulaan yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan siswa. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa diperlukan kerja sama antara guru, orang tua, dan sekolah
dalam memberikan pendampingan membaca secara berkelanjutan agar kesulitan membaca permulaan pada siswa dapat diminimalkan dan kemampuan literasi
dasar meningkat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | L. Lusipiani Lusipiani |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 07:59 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 07:59 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/3019 |

