Wirza Maliqil, Fahwan (2026) ANALISIS DEIKSIS PADA BAHASA MELAYU DIALEK KECAMATAN JONGKONG KABUPATEN KAPUAS HULU. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
PBSI_1915041503_TITLE.pdf
Download (724kB)
PBSI_1915041503_CHAPTER 1.pdf
Download (150kB)
PBSI_1915041503_CHAPTER 2.pdf
Download (278kB)
PBSI_1915041503_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (42kB)
PBSI_1915041503_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (847kB)
PBSI_1915041503_CHAPTER 5.pdf
Download (145kB)
PBSI_1915041503_APPENDIX.pdf
Download (867kB)
Berita Acara Wirza Maliqil Fahwan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
SK & Undangan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Wirza Maliqil Fahwan 2026, Analisi Deiksis Pada Bahasa Melayu Dialek Kecamatan Jonkong Kabupaten Kapuas Hulu. Skripsi. Progam Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pembimbing I: Sri Astuti, S.S., M.Pd. Pembimbing II. Tedi Suryadi, M.Pd. Kata Kunci : Analisis, deiksis, Bahasa Melayu Dialek Jongkong, tuturan Masyarakat.
Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan deiksis dalam tuturan berkaitan dengan konteks penutur, tempat, dan waktu. Bahasa Melayu Dialek Jongkong merupakan bahasa daerah
yang digunakan masyarakat Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan penggunaan deiksis pada Bahasa Melayu Dialek Kecamatan Jongkong Kabupaten
Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan masyarakat di Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu dan siswa di lingkungan SMP Negeri 3 SATAP Jongkong. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik perekaman
audio, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data dilakukan dengan mentranskrip hasil rekaman audio, menginventarisasi data, mengidentifikasi tuturan berdasarkan jenis deiksis, membuat korpus data, serta mendeskripsikan dan menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan deiksis dalam Bahasa Melayu Dialek Jongkong mencakup tiga jenis,
yaitu deiksis persona, deiksis tempat, dan deiksis waktu. Deiksis persona meliputi aku, kami, kita, nuan, kian, kian, sidak, dan ia. Deiksis tempat meliputi dituk, diak, dinun, nun, tuk, dan yak. Deiksis waktu meliputi todik, kemaik, semalam, pagi, hari yak, dan malam. Penggunaan deiksis dipengaruhi oleh konteks situasi,
lokasi, waktu, serta hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur. Deiksis juga berfungsi memperjelas maksud tuturan, menjaga efektivitas komunikasi, memperkuat kedekatan sosial, serta mencerminkan identitas kebahasaan masyarakat Jongkong. Deiksis sosial dan deiksis wacana ditemukan sangat jarang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa deiksis persona, tempat,
dan waktu merupakan jenis deiksis yang digunakan dalam Bahasa Melayu Dialek Jongkong sesuai dengan konteks tuturan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mengenal dan memahami penggunaan Bahasa Melayu Dialek Jongkong serta menjadi bahan referensi bagi peneliti selanjutnya dalam mengkaji deiksis dan bahasa daerah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Wirza Maliqil Fahwan |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 08:36 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 08:36 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2937 |

