Sinci Namang, Djabar (2026) ANALISIS NILAI-NILAI GOTONG-ROYONG DALAM TRADISI BEUMA PADA MASYARAKAT DAYAK MUALANG DI DESA TERDUK DAMPAK KECAMATAN BELITANG HULU. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
PPKN_221802766_TITLE.pdf
Download (692kB)
PPKN_221802766_CHAPTER 1.pdf
Download (318kB)
PPKN_221802766_CHAPTER 2.pdf
Download (375kB)
PPKN_221802766_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (347kB)
PPKN_221802766_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (382kB)
PPKN_221802766_CHAPTER 5.pdf
Download (192kB)
PPKN_221802766_APPENDIX.pdf
Download (1MB)
BA Ujian Seminar Proposal TA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (636kB)
BA Ujian TA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (621kB)
SK DOSEN PEMBIMBING.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SK Penguji TA & Undangan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
SK Penguji Proposal & Undangan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Sinci Namang Djabar. 2026. Analisis Nilai-Nilai Gotong Rotong Dalam Tradisi Beuma Pada Masyarakat Dayak Mualang Di Desa Terduk Dampak Kecamatan Belitang Hulu, Skripsi, Program Studi Ppkn STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Pembinbing I: Agnesia Hartini, SH., LL.M, Pembimbing II: Suparno M.Pd Kata Kunci: Nilai-Nilai Gotong Royong, Tradisi Beuma Latar belakang penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pelaksanaan tradisi beuma dan tahapan serta nilai-nilai gotong royong yang terdapat dalam
tradisi beuma pada masyarakat suku Dayak Mualang di Desa Terduk Dampak Kecamatan Belitang Hulu. Beuma adalah tradisi berladang atau pertanian tradisonal. Tradisi ini sarat akan nilai-nilai gotong royong, dimana proses pengerjaan ladang dilakukan secara bergotong royong tanpa upah atau arisan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagiamana pelaksanann tradisi beuma mendeskripsikan tahap-tahap dalam tradisi beuma, mendeskripsikan nilai-nilai gotong royong dalam tradisi beuma. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data
observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa: 1) pelaksanaan tradisi beuma dilaksanakan satu tahun sekali dari bulan juni hingga maret tahun berikutnya seluruh tahapan dalam tradisi beuma dilaksanakan secara bergotong royong 2) tahap-tahap dalam tradisi beuma di mulai dari
penentuan lokasi, manggol, nebas, nebang, nunu, nugal, ngemabau, hingga ngetau dan ditutup dengan perayaan pesta lepas panen. 3) nilai-nilai gotong royong dalam tradisi beuma terkandung nilai kebersamaan dan persatuan, nilai kekeluargaan dan tolong menolong, serta nilai rela berkorban dan timbal balik. Kesimpulannya, tradisi beuma merupakan sistem berladang tahunan berlandaskan gotong royong (beduruk) yang efektif mempererat persatuan dan norma keikhlasan timbal balik antarwarga Dayak Mualang. Implikasinya, pentingnya merawat tradisi beuma demi menjaga ketahanan pangan dan kebersamaan warga, sekaligus memanfaatkan kearifan lokal pembukaan lahan sebagai patokan dalam penyusunan aturan lingkungan hidup.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Sinci Namang Djabar |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 08:36 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 08:36 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2932 |

