AJAH, ISTI (2026) HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN PROSES SAINS DENGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 07 SINTANG. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa.
PGSD_2112062012_Chapter1.pdf
Download (229kB)
PGSD_2112062012_Chapter 2.pdf
Download (331kB)
PGSD_2112062012_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
PGSD_2112062012_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
PGSD_2112062012_Chapter 5.pdf
Download (16kB)
PGSD_2112062012_Appendix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
PGSD_2112062018_Title.pdf
Download (549kB)
PGSD_2112062012_Title.pdf
Download (610kB)
Abstract
ISTI AJAH. 2025. “Hubungan Antara Keterampilan Proses Sains Dengan Hasil Belajar Kognitif Matematika Pada Siswa Kelas V Di Sd Negeri 07 Sintang”. Skripsi. Sintang. Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa. Pembimbing I : Dr. Hilarius Jago Duda, S.Si., M.Pd, Pembimbing II : Thomas Joni Verawanto Aristo, M.Pd
Kata Kunci: keterampilan proses sains, hasil belajar, kognitif, matematika.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar kognitif matematika siswa yang diduga dipengaruhi oleh rendahnya keterampilan proses sains (KPS). Keterampilan proses sains merupakan kemampuan dasar yang perlu dimiliki siswa untuk mendukung proses berpikir ilmiah seperti mengamati, mengklasifikasi, menafsirkan data, dan menarik kesimpulan. Kurangnya penerapan KPS dalam pembelajaran menyebabkan siswa kesulitan memahami konsep-konsep matematika secara mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar kognitif matematika siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, metode yang digunakan yaitu korelasional, dan bentuk dalam penelitian ini yaitu korelasi bivariat. Alat pengumpulan data berupa angket, dokumentasi dan dokumentasi nilai. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar kognitif matematika, meskipun berada pada kategori hubungan rendah (0,398) dan hubungannya tidak signifikan yaitu berada pada nilai 0,24 > 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi keterampilan proses sains yang dimiliki siswa, maka cenderung semakin tinggi pula hasil belajar kognitif matematikanya. Harapan dari penelitian ini adalah dapat memberikan inspirasi bagi guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dengan mengintegrasikan keterampilan proses sains dalam proses belajar mengajar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Isti Ajah |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 01:30 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 01:30 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2620 |

