Wonarti, Narti (2025) ANALISIS KESADARAN BERBAHASA SOPAN DI ERA DIGITAL PADA SISWA KELAS VA SD NEGERI 07 SINTANG TAHUN PELAJARAN 2024/2025. Skripsi thesis, STKIP PERSADA KHATULISTIWA.
PGSD_2112062068_Tittle.pdf
Download (670kB)
PGSD_2112062068_Chapter 1.pdf
Download (168kB)
PGSD_2112062068_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (227kB)
PGSD_2112062068_Chapter 3.pdf
Download (356kB)
PGSD_2112062068_Chapter 3.pdf
Download (356kB)
PGSD_2112062068_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (261kB)
PGSD_2112062068_Chapter 5.pdf
Download (99kB)
PGSD_2112062068_Appendix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
PGSD_ 2112062068_UU_TA.pdf
Download (425kB)
PGSD_ 2112062068_UAS_TA.pdf
Download (413kB)
PGSD_ 2112062068_SKU_TA.pdf
Download (1MB)
PGSD_ 2112062068_SKS_TA.pdf
Download (927kB)
PGSD_ 2112062068_BAU_TA.pdf
Download (970kB)
PGSD_ 2112062068_BAS_TA.pdf
Download (1MB)
Abstract
Wonarti, 2025. ” Analisis Kesadaran Berbahasa Sopan di Era Digital Pada Siswa Kelas VA SD Negeri 07 Sintang Tahun Pelajaran 2024/2025”. Skripsi. Pogram Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pembimbing I :Agusta Kurniati, M.Pd, Pembimbing II : Yudita Susanti, S.S. M.Pd
Kata Kunci : Kesadaran Berbahasa Sopan, Era Digital, Siswa Sekolah Dasar, Etika Komunikasi, Peran Guru.
Era digital telah mengubah pola komunikasi, termasuk di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran berbahasa sopan di era digital pada siswa kelas VA SD Negeri 07 Sintang tahun pelajaran 2024/2025.Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan pra-observasi bahwa masih banyak siswa yang menggunakan kata-kata kasar, ejekan, bahkan bahasa gaul yang tidak sesuai dalam proses pembelajaran dan interaksi sehari-hari, baik secara langsung maupun melalui media digital. Hal ini menimbulkan keprihatinan terhadap menurunnya etika berbahasa yang seharusnya ditanamkan sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA dan guru kelas, dengan fokus pada bentuk kesopanan berbahasa, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya guru dalam meningkatkan kesadaran berbahasa sopan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian siswa memahami pentingnya bahasa sopan, praktik di lapangan menunjukkan masih lemahnya pengendalian diri dan rendahnya literasi digital. Faktor penghambat yang ditemukan mencakup pengaruh lingkungan, media sosial, dan kurangnya bimbingan keluarga. Di sisi lain, guru memainkan peran penting dalam memberikan contoh, menegur secara langsung, dan menciptakan budaya komunikasi yang santun di kelas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kesadaran berbahasa sopan pada siswa perlu ditumbuhkan secara berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif antara guru, orang tua, dan lingkungan sekolah. Penerapan strategi pembiasaan, penguatan karakter, serta edukasi digital menjadi kunci dalam membentuk siswa yang mampu berkomunikasi secara santun, baik di dunia nyata maupun digital. Disarannya agar guru tidak pernah merasa jenuh ketika mengajarkan yang baik kepada siswa, sehingga lama kelamaan mereka bisa menjadikan itu sebagai kebiasaan. Sehingga kedepannya siswa memiliki bahasa yang sopan atau selalu menggunakan bahasa yang sopan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Wonarti Arti |
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 01:33 |
| Last Modified: | 08 Dec 2025 01:33 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2565 |

