Syamsul, Rizal (2025) KESALAHAN BERBAHASA DALAM TATARAN MORFOLOGI PADA PENULISAN NASKAH DRAMA MATA KULIAH MENULIS KREATIF MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STKIP PERSADA KHATULISTIWA SINTANG. Skripsi thesis, STKIP Persada Khatulistiwa.
PBSI_2016041520_COVER.pdf
Download (839kB)
PBSI_2016041520_BAB 1.pdf
Download (429kB)
PBSI_2016041520_BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
PBSI_2016041520_BAB 3.pdf
Download (523kB)
PBSI_2016041520_BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (450kB)
PBSI_2016041520_BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (450kB)
PBSI_2016041520_BAB 5.pdf
Download (511kB)
PBSI_2016041520_LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Syamsu Rizal. 2025, Kesalahan Berbahasa dalam Tataran Morfologi Pada Penulisan Naskah Drama Mata Kuliah Menulis Kreatif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pembimbing I: Debora Korining Tyas, M.Pd. Pembimbing II : Tedi Suryadi, M.Pd. Kata Kunci : kesalahan berbahasa, morfologi, naskah drama Bahasa merupakan alat yang digunakan oleh manusia dalam menjalin komunikasi.
Selain sebagai alat komunikasi, bahasa berfungsi sebagai pemersatu bangsa. Bahasa memiliki peranan penting dalam komunikasi di kehidupan sehari-hari, kesalahan berbahasa adalah pemakaian bentuk-bentuk tuturan berbagai unit kebahasaan terutama di bidang morfologi yang meliputi kesalahan afiks,
reduplikasi, akronim, dan komposisi. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat medeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan morfologi. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif yang akan menyajikan data berupa kumpulan katakata dan tidak menekankan pada angka. Hasil penelitian menemukan adanya kesalahan berbahasa diantaranya afiksasi dengan kesalahan terbanyak yang
dilakukan mahasiswa seperti kesalahan penulisan perfiks, sufiks dan afiks. Pada kesalahan reduplikasi ditemukan beberapa kesalahan yang dilakukan antaralain kesalahan penulisan bentuk ulang yang tidak sempurna, kesalahan dalam bentuk ulang yang tidak diberi tanda hubung dan pengulangan kata yang tidak baku. Kesalahan komposisi dan akronin juga ditemukan beberapa kesalahan antaralain kesalahan penulisan kata majemuk, kesalahan bentuk frasa dan pengunaan akronim tidak baku. Kesimpulan dari 42 naskah drama yang di analisis terdapat 31 naskah atau 72,1 % yang mengandung kesalahan morfologi. Harapan hasil dari penelitian ini dapat menjadi pedoman bagi penulis selanjutnya sehingga tidak
terjadi kesalahan serupa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Syamsu Rizal |
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 01:27 |
| Last Modified: | 08 Dec 2025 01:27 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2544 |

