Pardi, Pardi (2025) ANALISIS NILAI MORAL TRADISI NGUMPAN BATU PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK BARAI DESA BUKIT SEGALOH KECAMATAN KAYAN HILIR KABUPATEN SINTANG. Skripsi thesis, STKIP PERSADA KHATULISTIWA.
PPKN_211702733_Tittle_pdf.pdf
Download (925kB)
PPKN_211702733_Chapter 1.pdf.pdf
Download (312kB)
PPKN_211702733_Chapter 2.pdf.pdf
Download (350kB)
PPKN_211702733_Chapter 3.pdf.pdf
Download (349kB)
PPKN_211702733_Chapter 5.pdf.pdf
Download (416kB)
PPKN_211702733_Chapter 4.pdf.pdf
Download (4MB)
PPKN_211702733_Appendix.pdf.pdf
Download (4MB)
PPKN_211702733_US_TA.pdf.pdf
Download (588kB)
PPKN_211702733_BAS_TA.pdf.pdf
Download (488kB)
PPKN_211702733_BA_TA.pdf.pdf
Download (475kB)
PPKN_211702733_SKUS_TA.pdf.pdf
Download (676kB)
PPKN_211702733_SKU_TA.pdf.pdf
Download (671kB)
Abstract
Pardi, 2025, Analisis Nilai Moral Dalam Tradisi Ngumpan Batu Pada Masyarakat Suku Dayak Barai Desa Bukit Segaloh, Kecamatan Kayan Hilir Kabupaten Sintang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Pembimbing I :Suparno,M.Pd, Pembimbing
II : Fusnika,M.Pd. Kata Kunci : Pelaksanaan Tradisi Ngumpan Batu, Nilai Moral Tradisi Ngumpan Batu, Simbol dan makna Tradisi Ngumpan Batu.
Latar belakang dalam penelitian ini adalah Tradisi dan budaya memiliki nilai moral masing-masing pada saat pelaksanaanya, Tradisi Ngumpan Batu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat Suku Dayak Barai sebagai bagian dari adat istiadat dan warisan budaya leluhur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam tradisi tersebut, serta memahami peranannya dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh adat, pemuka masyarakat, serta warga setempat, dan dokumentasi berbagai sumber pendukung. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1).tradisi Ngumpan Batu di laksanakan setelah masyarakat Suku Dayak Barai menyelesaikan panen padi, Tradisi Ngumpan Batu wajib dilaksanakan semua kepala keluarga. 2).Tradisi Ngumpan Batu mengandung berbagai nilai moral yang penting, antara lain nilai kekeluargaan, nilai gotong royong, nilai toleransi, nilai relegius dan nilai rasa tanggung jawab. 3).Tradisi Ngumpan Batu, memiliki makna pada alat dan bahan serta pelaksanaan ritualnya. Tradisi ini bukan hanya berfungsi sebagai ritual adat semata, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter dan media internalisasi nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Melalui pelaksanaan tradisi ini, masyarakat dapat memperkuat identitas budaya, menjaga keharmonisan sosial, dan memperkokoh hubungan antar Suku.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Pardi Ardi |
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 01:20 |
| Last Modified: | 08 Dec 2025 01:20 |
| URI: | http://repository.persadakhatulistiwa.ac.id/id/eprint/2528 |

